IPN Kecam Arogansi Plt Kadis Pariwisata Kendari di Pantai Nambo, Warga Dipaksa Bayar Retribusi Hanya Untuk Bertemu Keluarga

KENDARI, AKSAKATASULTRA.ID


Ikatan Pemuda Nambo (IPN) menyampaikan kecaman keras terhadap dugaan tindakan arogansi yang dilakukan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Kota Kendari terhadap warga yang ingin bertamu ke rumah keluarganya di sekitar area Pantai Nambo.

Ketua Ikatan Pemuda Nambo, Hery Kurniawan, menyayangkan sikap yang dinilai tidak mencerminkan etika seorang pejabat publik tersebut, 20/10/2025.

Menurutnya, masyarakat yang hanya berniat bertamu ke rumah keluarga tidak seharusnya diperlakukan layaknya pengunjung wisata yang wajib membayar karcis retribusi.

“Kami menerima keluhan dari warga yang hanya ingin bertamu ke rumah keluarganya di sekitar Pantai Nambo, tetapi tetap dipungut karcis masuk. Ini jelas tidak adil dan mencerminkan dugaan sikap arogan dari oknum pejabat yang seharusnya melayani masyarakat, bukan membebani mereka,” tegas Hery Kurniawan.

Ia menilai bahwa tindakan seperti itu tidak hanya melukai hati masyarakat, tetapi juga dapat mengurangi minat warga dan wisatawan untuk berkunjung ke Pantai Nambo, yang selama ini dikenal sebagai salah satu destinasi kebanggaan warga Kota Kendari.

“Sikap arogan pejabat bisa membuat masyarakat enggan datang. Padahal, pengembangan wisata tidak cukup dengan membangun infrastruktur, tetapi juga harus diiringi dengan pelayanan yang ramah dan terbuka terhadap semua kalangan,” tambahnya.

Hery Kurniawan juga mengingatkan bahwa seorang pejabat publik memiliki kewajiban moral dan administratif untuk melayani masyarakat dengan baik, bukan mempersulit mereka.

“Jabatan itu amanah, bukan alat untuk menunjukkan kekuasaan. Kami mengingatkan kepada Plt Kadis Pariwisata agar bersikap lebih bijak dan rendah hati, karena yang dibutuhkan masyarakat adalah pelayanan yang humanis, bukan arogansi,” ujarnya.

Ketua IPN itu juga memberikan nasihat sekaligus kritik konstruktif kepada pihak Dinas Pariwisata agar mengutamakan pendekatan persuasif dan pelayanan yang beretika demi menjaga nama baik pariwisata daerah.

“Kami berharap ke depan, Pantai Nambo tidak hanya baik dari sisi infrastrukturnya, tetapi juga dari sisi pelayanannya. Pengunjung akan datang dengan senang hati jika merasa dihargai dan diperlakukan dengan baik,” pungkas Hery Kurniawan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *