Supremasi Abadi Alumni A: Macan Tidur yang Bangkit Memangsa ‘Ayam Sayur’ Alumni P di Final Hipmawa Cup V

MUBAR, AKSAKATA SULTRA.COM


Turnamen Sepak Bola Hipmawa Cup V tahun 2026 memasuki laga pamungkas pada hari Selasa sore (24/03/26), mempertemukan tim bertabur bintang Alumni A vs tim Ayam sayur Alumni P.

Laga yang digadang-gadang menjadi ajang pertunjukan olah bola yang atraktif dari kedua tim nampaknya hanya layaknya menjadi tempat latihan tim Alumni A.

Terbukti, kemenangan telak skor 3-1 bagi tim Alumni A mencukur habis tim Alumni P yang di awaki oleh Kardin dan Mail.

Terpantau, kemenangan tim Alumni A seperti biasa selalu membiarkan lawannya untuk mencetak skor duluan. Hal ini kata Marhaen Eka, sebagai pemain Alumni A sebagai pemicu adrenalin sahaja.

“Kami disetiap laga memang selalu diisi duluan, sengaja kami seting begitu agar terpicu adrenalin teman-teman serta menambah semangat untuk membantai tim lain,” ujarnya.

Sementara itu, Kiper legendaris Alumni A, Muhatir Unde mengatakan, kekejaman tim A dalam lapangan bukan tanpa sebab.

Pasalnya, tim Alumni P selalu ribut berdengung melawan walaupun kemampuan Nol.

“Sebetulnya kami kasihan juga karena bagaimanapun mereka itu adik-adik kami tapi mereka selalu menantang padahal aslinya bagai tong kosong nyaring bunyinya,” ujar pria yang karib disapa Blund ini.

“Dengan Skor yang mencolok tersebut menegaskan supremasi tim Alumni A tak akan pernah usai dan saya kira mereka keras padahal kertas,” sambung Alsia, selaku Kapten Alumni A.

Alumni A Sempat kecolongan pertama pada menit ke 60 melalui sepakan terukur Alkadirun dari luar kotak penalti namun gol tersebut bagaikan membangunkan harimau yang sedang tidur.

Menginisiasi serangan, Alsia memimpin tim sporadis menyerang tanpa ampun. Tak ayal, pemain yang identik dengan nomor punggung 12 ini berhasil merobek jala lawan.

Sepakkannya, keras dan menghujam gawang yang tak mampu di gapai penjaga gawang tim Alumni P, skorpun menjadi 1-1.

Tak berselang lama, pergerakan lincah nan gesit Jenderal lapangan tengah, Alan Marhan, mampu meberikan assist yang presisi kepada salah satu pemain Alumni A hingga berbuah gol ke dua.

Tak sampai disitu, Penderitaan tim Alumni P terus berlanjut. Menjelang akhir laga sepakan Sudut kiri Munardin laksana menjadi rudal balistik Iran menghujam jantung pertahanan tim Alumni hingga berbuah gol bunuh diri Kardin.

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *